Ada yang belum tau tentang konsep 4 sehat lima sempurna yang dipopulerkan oleh Bapak Gizi Indonesia, Prof. Poerwo Soedarmo. Dari mulai sekolah tingkat SD sampai ke perguruan tinggi, kosep yang selalu diberikan oleh guru2 kita dan juga orang tua kita tentang pola makan yang sehat. Dan sebenarnya konsep ini sudah tidak diberlakukan lagi dari tahun 1995.
![]() |
| kebutuhan guzi yang seimbang |
Antara kekurangan gizi (kurang energi, gizi buruk)dengan gizi berlebih (obesitas, diabetes).apa bedanya?
Aktivitas fisik dan kondisi kesehatan pada setiap umur berbeda
Usia pada konsep 4 sehat 5 sempurna semua disamaratakan, kondisi kesehatan dan kegiatan fisik menggunakan 1 macam jenis pola makan. Yang perlu kita tahu untuk kebutuhan gizi seimbang tidak akan berlaku untuk kondisi kesehatan yang berbeda, aktifitas fisik yang berbeda, perbedaan usia, mereka semua memerlukan suplai nutrisi yang berbeda2 pula tiap kondisi masing-masing individunya. Untuk rujukan gizi seimbang biasanya kita sudah menggunakan AKG ( angka kecukupan gizi) yang memiliki tingkatan usia , dari bayi balita sampai dewasa dan orang tua , kondisi kesehatan misalnya hamil, menyusui atau sedang sakit, kegiatan aktifitas fisik seperti olahragawan, pekerja pabrik, pembantu, atau ibu rumah tangga.
Porsi makanan yang harus diperhatikan
Kita hanya dianjurkan untuk makan jenis makanan dengan ukuran kualitas pada konsep empat sehat lima sempurna, bukan dengan mengukur satuan porsi, asal dimeja ada nasi, lauk pauk, sayur, buah, susu, maka ini sudah bisa dikatakan makanan sehat.
Dan pada pedoman gizi yang seimbang, jika makanan yang akan kita makan mengandung sumber nutrisi yang cukup seperti, karbohidrat , beberpa protein dan juga sebagian buah sebagai sumber vitamin dan juga mineral dengan hanya sedikit sayuran. Maka yang seperti ini terkadang dianggap sebagai menu makanan yang kurang sehat. Berbeda jauh sekali dengan konsep empat sehat lima sempurna. Jika makanan tersebut sudah kita konsumsi maka sudah dikategorikan makan yang sehat , walaupun jumlah sayur, buah dan makanan yang berprotein jumlahnya hanya sedikit.
Atau juga makanan dengan kandunga gizi yang berlebih, seperti banyak kandungan lemak, tinggi akan kandungan protein dan juga tinggi akan kandungan karbohidrat maka makanan ini juga tidak dapat kita kategorikan sebagai makanan yang bagus dan sehat karena berlebihan dalam kita memakan atau mengkonsumsi lemak dan karbohidrat yang berlebih akan beresiko terkena penyakit degeratif seperti jantung stroke dan ujuga ;penyakit kecing manis
Penyempurna makanan bukan berarti kita harus minum susu
Kalau dilihat nutrisi yang terkandung didalam susu tidak ada bedanya dengan kandungan gizi pada daging, telur seperti sumber protein dan juga mineral kalsium dan zat besi serta fosfor, hanya saja perbedaanya kandungan nutrisi pada susu yang kita minum akan lebih mudah diserap oleh tubuh kita karena kondisinya yang berupa cairan. Jikalau nutrisi sudah seimbang dari berbagai macam sumber protein dari daging, ikan dan telur maka sebaiknya tidak usah kita meminum susu lagi.
Banyak mengkonsumsi air putih
Dalam konsep empat sehat lima sempurna kita tidak akan menemukan air putih sebagai sumber cairan tubuh yang sangatlah penting. Sumber cairan bagi tubuh yang paling baik adalah air putih yang bersih dan layak untuk diminum, buka susu, teh atau kopi . 8 gelas perhari harus diminum oleh orang dewasa dengan aktifitas yang sedang pada iklim di Indonesia, ini yang direkomendasikan.
Menjaga aktifitas fisik dan juga olahraga merupakan sesuatau yang sangat penting
Supaya kita sehat selain mengkonsumsi makanan yang bergizi kita juga dianjurkan untuk melakukan aktifitas fisik dan cukup tidur untuk istirahat. Kegiatan kita sehari hari seperti berjalan, mengerakkan semua angota badan kita, gerak tubuh melakukan pekerjaan dirumah sudah merupakan aktifitas fisik, dan juga aktifitas fisik berupa olahraga. Lalu istirahat akan memulihkan stamina badan kita dan saat untuk sel darah merah terbentuk.
Nah menurut kebaikan ilmu pengetahuan yang paling up to date atau kekinian, sudah dijelaskan bahwa gizi yang seimbang akan leb;ih baik dari pada empat sehat lima sempurna akan tetapi karena kurangnya sosialisasi maka konsep tumpeng gizi seimbang ini hanya akan popular pada kalangan akademisi gizi saja. Belum tentu juga tenaga kesehatan seperti perawat dan juga bidan paham dengan baik pedoman gizi seimbang ini.

No comments:
Post a Comment